The Entrepreneurial Mindset

Posted by on Jan 26, 2011 in motivational | 75 comments

Setelah kemarin kita bicara banyak secara berturut-turut dan sengaja saya sajikan secara sistematis . Kita sudah pernah bicara tentang The Surpising Power, lalu kita lanjutkan dengan Creative  Customer Attraction dan terakhir, kita bahas tentang Persuasive Marketing. Saya berharapan baik, supaya Anda bisa mendapatkan pemahaman yang komprehensif dari pembahasan kita, sehingga jika kita kaitkan dengan topic kali ini, bisa benar benar memberikan nuansa pemikiran baru dan bisa menginspirasi Anda dalam menentukan langkah-langkah bisnis selanjutnya .

Disaat sekarang,persaingan sudah semakin ketat dan tidak ada jaminan bahwa Bisnis Anda akan terus berlanjut sampai ke masa depan – kecuali Anda benar benar mengusahakannya – . Pernah kah Anda membaca salah satu konsep “Zero Mind Process “ nya ESQ ? Saya rasa konsep ini sangat menarik dan bisa kita jadikan sebagai salah satu referensi tentang bagaimana “me-recharge” dan “membersihkan” kembali segala prasangka dan persepsi buruk yang selama ini bergelayut dibenak kita. Dan terkait dengan judul pembahasan kita kali ini, saya akan menyampaikan beberapa point penting dalam kaitannya dengan The Entrepreneurial Mindset :

Decision Making

Kita mulai point pertama dari “Pengambilan Keputusan“. Mengapa Saya tenpatkan ini di point pertama ? Saya percaya kalau segala sesuatu dimulai dari sebuah “keputusan” kecuali kalau memang hal tersebut terjadi secara insidentil dan bersifat  force major , Ambilah keputusan terbaik saat Anda hendak memulai Bisnis lalu konsistenlah dalam menerapkan tahapan-tahapan selanjutnya, sampai Bisnis Anda benar-benar bisa “beroperasi” dengan baik dan lancar.

Visions dan Goals

Salah satu kekuatan yang di anugrahkan Tuhan kepada ummat manusia adalah tentang kemampuan “memproyeksikan” sesuatu menjadi sebuah rumusan yang jelas dan menjadikannya sebuah sumber kekuatan untuk mewujudkannya kedalam realitas. Tentu saja Bisnis yang “kuat” didasari oleh Visi dan Tujuan yang jelas tentang apa,bagaimana dan kemana Bisnis ini akan berjalan.

Planning dan Organizing

Perencanaan merupakan salah satu hal yang cukup vital dalam siklus Management maupun Marketing itu sendiri. Perencanaan dapat diartikan sebagai sebuah langkah awal “pen-deklarasian” atas kebulatan tekad Anda dalam memulai Bisnis. Perencanaan sekaligus bisa menjadi sebuah tolok ukur untuk mengevaluasi kembali setelah Anda meng-eksekusi pasar dengan strategi pemasaran yang Anda terapkan. Ini juga berarti Perencanaan merupakan salah satu komponen tak terpisahkan dalam sebah kegiatan Bisnis.

Action Taking

Pernah dengar kalimat ini ? Do you plan your work? And  Do you work your plan? Kalimat Tanya yang cukup “mengena” bagi kita yang kadang tidak konsisten dalam menjalankan tahapan tahapan rencana yang sudah kita buat dan kita formulasikan sebelumnya.

Discipline

Kalau point satu ini, saya tidak akan bahas secara melebar. Apa yang hendak saya sampaikan adalah bahwa Disiplin benar-benar menjadi “kunci” penentu sebarapa berhasilnya point-point yang kita bahas di atas. Tingkat disipin berbanding lurus dengan kemungkinan pencapaian keberhasilan Bisnis Anda . Itu artinya Disipilin adalah salah satu hal serius yang harus Anda jaga konsistensi dan performa nya .

Persistence

Saya agak kesulitan menemukan padanan kata dalam bahasa Indonesia untuk mewakili “Persistence” ini. Namun inti dari point ini adalah tentang bagaimana seorang Pebisnis benar-benar memiliki mental “Juara” sejati yang akan terus maju tak peduli ada halangan apapun didepannya. Dalam kondisi ekonomi yang bagaimanapun akan selalu ada kemungkinan untuk “merebut hati” pasar dan meneguk keuntungan – meski tidak selalu keuntungan finansial. Sebagai kalimat penutup ada baiknya kita simak salah satu kalimat yang sangat powerful dan bisa menambah motivasi agar terus maju dan berkembang dalam setiap Bisnis yang kita kelola :

Making money is art and working is art . But, good business is the best art.

75 Comments

  1. Semoga pertamax

    • wah kalah nih,

    • Yepp setuju bisnis yang baik adalah seni terbaik.

      • Kalau begitu pilih jadi seniman atau Bisnisman ?

        • kalau saya ttp seniman mas.. maklum darah seni mengalir cukup deras di diri saya.. tp masalahnya blm tau seni apa yg saya kuasai.. seni humor mgkn yaa hehehe

          • Hoooohohho, coba saya tunggu Humor renyaaahnya ya :D

  2. pertamax kah?

    • Gak dapat,Kris…kesalip di tikungan akhir…

      • haduhaduh,sudah lama nggak merasakan pertamax,

  3. hmm,kata katanya berat ni,agak sulit ditelaah,hehe
    yah,namun saya akan tetap mencoba mencermatinya,

    • Sama bro, apakah karena bukan sebagai seorang pebisnis tulen ya hingga sulit memahami artikel ini???

    • Dibaca pelan-pelan aja,Kris…kalau belum paham juga, coba mandi dulu..

      • emang ada hub’nya ya bli?

        • Biasanya,kalau habis mandi.. Badan menjadi lebih segar dan bisa menyerap informasi secara optimal..

          • Haha.. bener tuh, jangan lupa makan dulu. :)

          • oh,malah baru tau saya bli yg gtuan,hehe

  4. The Entrepreneurial Mindset. hmm.. mantep nih. :)

    saya suka pada endingnya “Making money is art and working is art . But, good business is the best art.” karena memang demikian. segalanya jika itu di anggap seni maka akan melahirkan passion tersendiri.

    izin nyimak dan meresapinya, bli ;)

    • Kang Andi sakab semakin pintar saja neeh..kapan-kapan kita diskusi empat mata Kang. Tapi Kang Andi aja yang ke Denpasar ya…

  5. wah, bermanfaat sekali gan. mohon ijin mau save di laptop, buat baca-baca nanti

    • Silakan saja Joe. semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi..

  6. Menarik sekali artikel ini, kebetulan aku sedang merintis bisnis online – sedang tahap posting produk.

    Makasih sharingnya, bli – aku bookmark

    • Semoga sukses dengan Bisnis online nya Kang..teman teman #bloggermalam pasti juga mendo;akan kebaikan untuk kesuksesan Anda !

  7. Saya juga sering bingung mengindonesiakan istilah dari bahasa Jawa maupun istilah asing mas. Bisnis? Sayang sekali ya, mungkin jiwa saya bukan bisnis mas, jadi agak sulit mencernanya.

    • Memang kalau melihat pada statistik,hanya sedikit orang yang “di-anugerahi” skill Bisnis sejak lahir..lebih banyak yang memang karena hasil belajar dan mengasah skill Bisnis nya melalui practical – practical yang bisa saja membawa keberhasilan atau kegagalan. setidaknya ,dengan belajar dan mencoba, kita tahu skillful kah kita atau memang tidak berbakat sama sekali dalam berbisnis. semoga bisa bermanfaat pembahasan saya kali ini.

  8. jiwa enterpreneurship seperti ini agaknya perlu ditanamkan sejak anak-anak belajar di bangku pendidikan. sekarang, memang sudah ada sisipan nilai enterprenuership ini ke dalam kurikulum meski baru sebatas sbg “kurikulum tersembunyi”. di era sekarang, anak2 memang perlu dididik dan dilatih agar memiliki jiwa mandiri.

    • Terimakasih Pak..saya malah baru tahu dari Anda kalau sebenarnya sudah dimasukkan meski secara “tersembunyi” . semoga kedepannya benar-benar bisa dijadikan salah satu element penting dalam kurikulum pendidikan di negara ini..

  9. Kunjungan balik, salam kenal dan sukses selalu…

  10. ‘mental “Juara” sejati’, wow… sayangnya saya tidak pernah sampai pada level itu. :-(

    • Mungkin . lebih tepatnya belum sampai..bukan tidak pernah sampai..
      semoga kedepannya bisa mencapai titik kesuksesan tersebut…

  11. Dicipline and persistence itulah kekuatan dalam bisnis mas, semoga nantinya saya selalu konsisten memegang goal-goal yang saya buat…
    Semoga dikuatkan oleh TUhan…

    • Semoga kesuksesan selalu menyertai Dhanny – dengan izin Tuhan,tentunya -

      • Amin…, ikut mengamini ya :)

  12. maaf mas oot, saya masih bertanya tanya ada hubungan apa anda sama vicky sianipar ? kok namanya mirip :D

    • Beliau memang adalah abang saya.. semoga bisa terus mewarnai Indonesia dengan prestasi-prestasi yang membanggakan..

  13. tips yang dahsyat. ^_^

  14. Ikut baca dan belajar Ilmunya Mas…
    Tulisan serius seperti ini harus menyimak dengan baik, nggak bisa dibaca sekilas…
    Makasih…
    Salam!

    • Silakan saja Pak. dibookmark dulu juga boleh..atau mau di print juga silakan. Semoga bermanfaat..

  15. kunjungan balik neh, ikutan baca ah

  16. Poin pertama dulu… Decision making atau visi misi? :D

    • Decision making dulu. Silakan buktikan sendiri..bahwa segala sesuatu akan Anda mulai dari tahapan pengambilan keputusan..

  17. Entah mengapa saya mulai menikmati saat membaca ini, tentu dengan suasana yang tenang. Artikelnya sangat berbobot. Mantap mas..rumah ini senantiasa menjadi agenda harian Bw saya walaupun kadang terlambat. Ngak apa kan, biar lambat asal selamat

    Point pertama sering kali saya alami dalam situasi ragu-ragu, yang membuat keraguan saya dalam memulai suatu usaha adalah, laku apa ngak yach?

    Selanjutnya pada point ketiga ada istilah strategi pasar, nah boleh saya bertanya sedikit. Bagaimana cara kita mengatur strategi dengan kondisi harga naik turun. Sementara di toko sebelah menurunkan harga yang jauh dari perkiraan, menjual harga pokok tanpa mengangkat sedikitpun.

    Mungkin itu saja mas pertanyaan saya, jika berkenan mohon di balas ke email ini, terima kasih banyak atas penjelasan dan bantuannya.

    Salam hangat dari Jembrana, Bali

    • Terimakasih atas apresiasi nya Bli … saya akan coba jawab pertanyaan Anda . semoga bisa memuaskan dan bisa menjadi tambahan semangat baru, dalam berbisnis.

      • Untuk Bli Budi :

        Akar Masalah utama dari sebuah Bisnis adalah : kurang nya volume penjualan.
        kalau volume nya besar,efisiensi menjadi hal kedua yg harus diterapkan. Izinkan saya menjawab pertanyaan Anda.

        1. Yang membuat keraguan saya dalam memulai suatu usaha adalah, laku apa ngak yach? Sejak awal,mulailah dengan riset. tentang apa yang dibutuhkan oleh “target pasar” Anda. Jangan menjual sesuatu yang hanya Anda yang menyukainya. Jual lah produk yang memang bisa memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah mereka. Temukan kebutuhan dan keinginan mereka. lalu berkomitmentlah dalam “relung pasar” tersebut. maka dengan izin Tuhan, Anda tidak perlu khawatir kalau produk nya tidak laku.

        2.Mengenai strategi harga : memang ada bab khusus dari ilmu Pemasaran yang membahas secara khusus dan detail soal ini. namun dapat saya simpulkan . sebaiknya Anda,menetapkan harga dalam “posisi” yang berpihak pada biaya yang ditimbulkan untuk menghadirkan produk tersebut. ketimbang membuang energi, memperhatikan pesaing yang selalu banting harga. Ingat !!! jangan terlalu sering “merubah” harga produk Anda. hal ini tidak baik dan konsumen akan semakin meremehkan kualitas nya. tidak apa, menjual dengan harga tinggi namun dengan “nilai tambah” yang sangat besar. lalu mudah kan metode pembayarannya. Kalau Bli Budi berbisnis sembako misalnya, dan fluktuasinya benar benar diluar perkiraan. maka ada dua hal yang saya sarankan : 1. Menambah jumlah pembeli 2.melakukan efisiensi .
        Kalau pembeli nya makin bertmbah dan bisa melakukan efisiensi secara baik,maka profit pun bisa diraih. Belum lagi , kita harus bicara mengenai rantai pasokan, adalah luar biasa jika Anda bisa menemukan rantai pasokan yang sangat efisien. sehingga harga perolehan benar-benar bagus dan bisa bersaing dengan yang lainnya.

        Saya rasa itu dulu,Bli..silakan dicermati dan semoga bisa di aplikasikan secepatnya. Jika ada hal lain yang ingin ditanyakan , silakan email saya melalui form contact us , sebisanya saya akan menjawab. Pesan saya ; jangan terlalu sibuk untuk memperhatikan pesaing, sibuklah dalam menata Bisnis Anda sedemikian rapihnya dan benar-benar bisa melayani konsumen dengan baik,sehingga mereka tidak punya alasan untuk membeli dari Bisnis yang lain.
        Sukses selalu untuk Bli Budi dan keluarga !

        • Manteb mas tips yang dishare disini. Bisnis memang harus di praktekkan dan konsultasi dengan praktisi yang sesuai bidangnya tentu masukan yang sangat bagus untuk segera diaplikasikan.

          Persaingan memang pemacu kita untuk maju mas. Kadang kompetitor suatu saat bisa menjadi relasi. Jadi harus dijaga hubungan baik jg. Semoga saya juga bisa ikut mengaplikasikan tips2 yang diberikan untuk mas Budi ini.

        • Wah terima kasih banyak mas..hal ini saya akan ketik ulang dan saya print lalu tempelkan di meja kasir, terutama kalimat :
          JANGAN SERING MERUBAH HARGA PRODUK ANDA
          TEMUKAN RANTAI PASOKAN
          JANGAN MEMPERHATIKAN PESAING, SIBUKLAH MENATA BISNIS ANDA.

          Terima kasih banyak Mas…kapan2 kita kopdar (ngarep) :lol: biar dapat Ilmunya

          • Dengan senang hati,Bli..semoga sedikit ulasan saya bisa menjadi referensi bagi kebaikan Bisnis Anda… Silakan saja kalau mau kopdar, saya tingal di seputaran Br.Kertalangu,Kesiman, Denpasar-Timur. Semoga sukses !

  18. Infonya lengkap banget nih. Saya save dulu,dibaca nanti kalau sudah sampe rumah.

  19. The question is: How long will it take us to master them. :)

  20. Iya betul sekali, semua usaha apapun yang dilakukan merupakan seni yang memerlukan sentuhan disipli diri.
    SALAM hangat dari Kendari… :)

    • Salam juga dari Bandung deh, :D

  21. makasih bro atas infonya,,hehe salam kenal,,

  22. maaf mas, saya ambil yang ini saja untuk mewakili semuanya “Do you plan your work? And Do you work your plan? ” CMIIW

  23. saya agak sulit untuk berdisiplin ria dan buat yg terakhir tuh klo ga punya mental bisnis yang kuat. sekali jatoh susah buat bangkit lagi deh.

  24. bagaimana pandangan dan mindset seorang enterpreneur akan kesehatan rohani dan pentingnya agama dalam proses berbisnis mas?

    • Kalau ini secara sekilas saya pernah bahas..Silakan baca artikel saya sebelumnya yang berjudul ; Eat,Pray,Business and Marketing. Kalau bicara secara mendetail pasti akan sangat panjang sekali bahasannya.. semoga saya punya kesempatan untuk menuliskan kembali bahasan ini suatu hari..

  25. Menarik tapi jujur masih sedikit yang saya ngerti..!!!

  26. mohon ijin menyimak gan…. :D

  27. Postingannya menarik untuk disimak nih, salam

  28. Wah, terima kasih informasinya sobat……

  29. Saya selalu suka kata Persistance, karena persistance itu menurut saya ada kaitannya dengan disiplin….

    Saya dulu pernah baca buku tentang Zero mind process ini dan emang konsep-konsep yang dituangkan di sana sungguh luar biasa.

    Sukses selau Bang Andry..artikelnya makni hari-makin Hani suka dech….

    • Ya..Zero Mind Process saya anggap masih cukup relevan untuk diterapkan para pebisnis. Sekaligus membangun semangat baru dan melupakan “kegagalan” masa lalu…semoga Hani bisa mengambil manfaatnya…

  30. Ijin mengambil ilmunya di sini, karena sangat bermanfaat :)

    • Semoga bisa menginspirasi dan bisa diambil manfaatnya..

  31. entrepreneurial mindset memang dibutuhkan agar tercipta pola pikir yang mengarahkan pada terciptanya ide yang bisa membangun bisnis menjadi lebih baik dari sebelumnya

  32. Ikut belajar lagi Bli :D

    • Silakan Kang..tumben menampakkan diri..biasanya cuma “mengintai” aja ya ?
      sukses untuk Bisnisnya ,Kang..

      • Nggak enak ternyata ngendap-ngendap mulu. Walaupun cuman permisi, rasanya lebih tenang dan damai di hati daripada ngintip mulu :D

        • Wah…Mindsetnya sudah beda neeh…semoga karena artikel ini ya ,Kang..
          Kalau mau jadi pebisnis handal harus narsis,Kang..biar dunia tahu produk yang kita tawarkan, sekaligus Branding Strategy…

  33. Mindset ini sangat penting untuk meraih sukses

  34. Artikel Menarik terutama Infonya, boleh dicoba. Salam sukses

  35. Saya senang setelah membaca Tips dan Artikelnya, harus dicoba.Semoga berhasil

  36. Info dan Tulisannya Amazing, boeh dicoba. Sukses selalu

  37. Banyak yang mengatakn bahwa Attitude adalah yang paling fundamental dalam sebuah kegiatan Bisnis. Saya juga termasuk yang berpaham demikian. Hanya saja kita harus benar-benar pahami bahwa mindset adalah pioneer bagi terbentuknya attitude seseorang,maka kalau mau merubahnya, ubahlah dulu Mindset-nya..

Trackbacks/Pingbacks

  1. Tweets that mention The Entrepreneurial Mindset | Blog Bisnis dan Pemasaran | Andrysianipar.com -- Topsy.com - [...] This post was mentioned on Twitter by Arief Rizky Ramadhan and Andry Sianipar, Andry Sianipar. Andry Sianipar said: New …
  2. sekolah dan kuliah tidak penting | Willy Merdiansyah - [...] MORAL benar-benar dibentuk dalam masa-masa sekolah. Saya yakin 100%, jika sekolah ditiadakan maka keadaan moral kita saat ini akan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>