Proyeksi Trend Pemasaran 2011

Posted by on Dec 21, 2010 in marketing | 48 comments

Sebentar lagi kita akan mengatakan “goodbye” pada tahun 2010 yang akan segera kita lalui. Suka atau tidak suka, inilah hasil yang kta dapat dipenghujung tahun. Kalau ada yang masih bisa diperbaiki,segeralah perbaiki. Hari minggu yang lalu,saya tiba tiba ditelpon oleh seorang teman lama yang kebetulan sedang berada di Bali untuk melakukan “sedikit” survey karena beliau akan membuka cabang restaurant baru di seputaran Jimbaran,Bali. Teman saya yang merupakan pengusaha restaurant ternama dari Jakarta ini tampak antusias sekali dengan pasar kuliner yang “tidak pernah padam” dan akan terus bertambah jumlahnya ( bertambah pula jumlah competitor  tentunya ). Tapi itu bukan masalah serius , bertambahnya jumlah peluang pasar dibarengi bertambahnya jumlah pesaing adalah hal yang biasa dalam dunia Bisnis.

Kali ini kita akan sedikit banyak bicara mengenai Proyeksi Trend Pemasaran 2011. Saya akan coba sampaikan beberapa point yang cukup relevan dan kita semua bisa mengukur dan mengevaluasinya. Secara makro,tidak terjadi perubahan yang “tajam” dan drastis , Sistem informasi masih menjadi sebuah “medium” dahsyat yang banyak mempengaruhi gaya hidup, sistem politik, kehidupan sosial-budaya, dan kecenderungan ekonomi. Pemasaran yang banyak berhubungan dengan konsumen, akan dipengaruhi juga oleh informasi. Bahkan dunia pemasaran tidak akan dapat hidup bila tanpa ada informasi, apapun bentuk informasi tersebut. Apalagi telah terjadi pergeseran paradigma pemasaran, dari pemasaran transaksional (transactional marketing) menuju Engagement Marketing.

The Power of Marketing

Masih ingat pembicaraan kemarin yang secara khusus membahas ; Marketing Conversation lalu Engagement Marketing dan terakhir sekali kita bicara mengenai The Psychology of Selling ?  Saya bukan tanpa sengaja membahas ketiga hal ini secara beruntun tapi memang sengaja saya buat sistematis agar “nyambung” dan mudah dipahami. Power Marketing sendiri meng-akomodir ketiga landasan tersebut yaitu : Memanusia-kan Pelanggan ( saya sebetulnya kurang nyaman dengan bahasa ini ),saya lebih suka menyebutnya  Meningkatkan Nilai Pelanggan. Dengan demikian Pelanggan merupakan subyek, bukan obyek dari Pemasaran. Power marketing akan bertumpu pada tiga kata kunci; moving, caring dan inovating. Moving merupakan tumpuan untuk menjawab “gelora” persaingan dan dinamika permintaan yang selalu bergejolak karena “Harapan” Pelanggan yang semakin tinggi. Dalam prakteknya, moving haruslah disertai kepedulian kepada pelanggan (caring) melalui langkah-langkah inovasi (inovating) di bidang strategi, manajerial, maupun produk/jasa itu sendiri . Inovasi merupakan proses untuk memfasilitasi “nilai tambah” bagi pelanggan. Kepuasan pelanggan akan menelurkan kepercayaan dan hubungan jangka panjang yang berkelanjutan, yang artinya tercipta loyalitas Pelanggan. Hubungan pelanggan tidak sekedar hubungan pada dataran rasional belaka, tetapi sudah jauh merasuk ke dalam ranah emosi pelanggan ( Engagement marketing). Sehingga pangsa pasar yang digenggam bukan hanya mind share, namun sudah masuk ke wilayah yang lebih intim ; heart share.

Transferable Marketing

Apa yang saya maksud disini adalah “Tranferable nya Informasi” biaya periklana dan promosi bisa ditekan sedemikian efisien-nya karena memanfaatkan berbagai saluran penyebaran informasi yang murah dan sangat friendly kepada target marketnya. Social Networking hanyalah salah satu contoh tersebut.

Branding Management

Ini masih akan jadi salah satu point “kuat” yang akan terus berkembang di tahun depan. Oleh karena itu di dalam Bisnis dan Marketing campaign nya perlu ditumbuhkan adanya “atmosfer” yang diwarnai dengan kebanggaan merek (brand minded culture). Harus pula diperhatikan pelaksanaan analisis realitas merek ke benak konsumen dalam rangka menentukan strategi terhadap peningkatan ” identitas” merek sebuah produk . Sebab, Kualitas yang dipersepsikan oleh konsumen (perceived quality) dalam konteks pemasaran seringkali lebih penting daripada kualitas teknis yang sesungguhnya (objective quality). Disnilah Pebisnis dan Marketer Indonesia harus berusaha untuk menampilkan competitive advantage yang kemudian harus dikomunikasikan secara jelas kepada Pelanggannya.

Marketing Ethics

Masyarakat dan konsumen saat sekarang, terlebih lagi pada masa depan, akan peduli terhadap kualitas dan mulai memperhatikan sisi moralitas dan tanggung jawab sosial dari sebuah Unit Bisnis. Termasuk dalam konteks ini adalah tingkat moralitas dari setiap keputusan Pemasaran dan dampaknya bagi dunia secara keseluruhan. Hal ini semakin dipertajam dengan adanya berbagai pendapat miring yang berkaitan dengan pemasaran, seperti rekayasa produk, penyalahgunaan label dan iklan, serta predatory pricing. Maka,jalan satu satunya adalah dengan memegang Kode etik utama para Pebisnis dan Marketer ; kejujuran dan keadilan dalam proses pemasaran, kode etik dalam bidang promosi, kebijakan harga dan distribusi, kode etik dalam riset pemasaran dan komitmen dalam memajukan kesejahteraan umat manusia dan lingkungan secara universal.

48 Comments

  1. Ijin baca 2 kali…
    Soalnya beneran gak paham jika dibaca sekali…
    excited dengan tulisan Kakak…

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…

    • Silakan dibaca berulang dan semoga bisa dipahami dengan baik.

    • sama gan saya agak bingung maklum nyewbie tapi setelah baca dua kali sdikit ngerti jugakeren gan

  2. Etika Marketing itulah yang perlu untuk terus dijaga dengan baik kalau mau Bisnisnya lancar. kalau tidak jujur tunggu saja bangkrutnya.

    • Benar sekali,kalau mau Long Term Profitable Growth,maka etika pemasaran yang baik haruslah benar-benar dijaga dengan baik.

    • saya menggaris bawahi tentang kejujuran, apapun bisnis yang kita jalankan kalo kita jujur Insya Allah hasilnya juga enak untuk dimakan mas

  3. Tampaknya makin seru saja,melihat dunia perkembangan dunia bisnis di negara kita.persaingannya semakin ketat,asal jangan ada monopoli saja.

    • Dunia Bisnis dan Pemasaran memang berkembang sangat pesat, dan perlu “perhatian” secara mendalam kalau mau sukses di bidang ini.

  4. busyet makin nambah lagi aja istilah-istilah barunya.

    keren euy :)

    • Silakan di ambil pelajarannya Mas, semoga semakin memperkaya khazanah berfikirnya seorang Andi Sakab. sampai jumpa lagi di perbincangan Twitter kita selanjutnya.

  5. Bersaing dengan sehat, berprilaku dengan benar, intinya jalankan bisnis pada jalur yang benar.

    Kata-kata jujur ini sangat penting, saya merasakan sendiri, saat memasarkan product yangmemang kualitasnya baik dan produsennya jujur saya lebih percaya diri, dan tidak ragu-ragu mengenalkannya pada semua orang.

    Makin lama bisa makin pinter nie dari blognya Bang ANdry…
    Thanks alot, Bang…

    • yes, you’ve got the point. semoga bisa menginspirasi dan diambil manfaatnya, karena pengetahuan bisa datang kapan dan dimana saja dari siapa saja.

  6. g ngerti saya mah o.0

  7. postingan yg bernas sekali. salam kenal.

  8. sama kayak denuz, ijin baca dua kali :)
    btw makasi ya kak atas ilmu yg bermanfaat ini :)

  9. haiyah…ijin baca lebih dari sekali ye bang…
    ternyata emang berat ya bahasa marketing ini :)

  10. memang orang marketing yg handal…
    perlu belajar nih…

    • Bukan begitu, saya masih taraf belajar …masih belum apa-apa. semoga artikel nya bisa berguna dan menginspirasi banyak orang.

  11. hehehe, saya sudah berulang bacanya, tapi ada pertanyaan dari saya, apa itu juga berlaku pada usaha kecil? dimana dana sangat terbatas

    • Ini tidak membatasi pada unit Bisnis yang besar saja, justru apa yang mau saya pertegas disini adalah tentang bagaimana “akbrab” nya unit Bisnis -dalam skala kecil- dengan para pelanggannya. Kalau bicara tingkat corporate pasti saya akan menitikberatkan pada CSR nya bukan pada hal hal taktis seperti diatas. semoga bisa dipahami dengan baik.

  12. Melakukan kanalisasi kira-kira apa yang akan menjadi marak di tahun 2011, mantap mas…yang penting tetap bersaing sehat yach

    • Terimaksih Bli – semoga bisa semakin dipahami dan bisa diambil manfaatnya. Matur Suksma..

  13. saya juga kok sama g pahamnya ya….. hmm mungkin karen abukan keahliannya ya jadi harus diulang-ulang deh

  14. Branding management, itu yang menarik. Karena itu bisa memperkuat identitas, baik yg sudah tertancap maupun yang baru tersirat. Dan hubungannya dgn marketing tentu erat sekali. Tanpa brand yang kuat, mustahil sebuah produk bisa bersaing, makanya perlu marketing yg yahud.

    Dan, itu berlaku juga ya untuk blog. Brand blog marketing! hehehe

    • Brand yang sudah sangat mapan dan “tertanam” dengan baik di benak Konsumen cenderung akan panjang Product life cycle nya. makanya,membangun sebuah Brand harus berbanding lurus dengan membangun best quality of product. kalau belum berbanding lurus, khawatir Bisnis nya tidak berlangsung jangka panjang..

      • Betul. Nah, tapi kalau satu brand kualitasnya tak terlalu bagus namun ‘dikemas’ atau dipromosikan dengan mantap, kayaknya mampu menggeser brand2 yg sudah ada. Benar begitu? :D

        • Thanks Sir, memang benar “kejahatan yang diorganisir secara baikpun bisa mengalahkan kebaikan ” tapi saya juga berulangkali juga “mengingatkan’ tentang pentingnya Product Life Cycle. yaitu; tentang seberapa lama bertahannya Product Anda dminati Pasar. ini baru satu komponen saja,belum lagi jika kita bahas tentang Market Life Cycle pasti akan tambah seru cerita nya. Pada akhirnya, Kulaitas sejati lah yang akan memiliki PLC yang panjang. bisa saja Bisnis kita mengeruk keuntungan jangka pendek yang sangat besar,bagaimana dengan nasib para partner bisnis kita ? tentunya semua menginginkan Long Term Profitable Growth dibandingkan keuntungan besar yang hanya sesaat.

  15. Tulisan bli Andry padat dan bernas. Saya nggak tahu komentar apa nih. Hehehe…

    Yang pasti, kalau mau promo jangan lupa online-kan semua produk kita. Akan terasa berat kalau mengandalkan promosi offline saja.

    • That’s what i mean sir… bring your products to the “online Market”. Siapa cepat bermanuver,dia yang punya kesempatan paling besar untuk “menang”.

  16. Salam kenal aja dech buat sobat……:D
    Semoga sukses trus…

  17. hiks, bahasan nya terlalu berat disini bagi saya.
    ga juga ngeh kalo saya soal bisnis :)

    • Lain kali kita bahas soal “game” aja ya…
      Thanks Van…

  18. semoga inflasi tahun 2011 tidak setinggi tahun 2010

    • Kalaupun ada inflasi,semoga tidak berdampak “terlalu besar” untuk Bisnis kita semua.

  19. wah… reportasenya bagus, tapi emang, beraaaat banget…

  20. Sebagai perempuan, tulisan mas Andry yang nyantol adalah Branding. Langsung kebayang di benak saya, SALE, BRANDED, wkwkwkwk.. (barusan beli backpack branded yang lagi sale).

    Karena bidang saya guru playgrup, kalo gak pake hati ntar murid-murid saya pada nangis, diperintah ini itu tanpa mau mengetahui perasaan mereka. Gak nurut, disetrap. Ntar ngadu ke ortunya, ngambek, gak mau berangkat lagi, dipindahin sekolahnya deh…

    Etika marketing, bersyukur deh ada yang mau mengingatkan tentang etika. Anak-anak selalu menggunakan kecerdasan mereka, atau senjata andalan mereka yaitu nangis, untuk melanggar etika kalo tidak mood. Tidak mood makan siang, tidak mood belajar, tidak mood berdoa. Tetap diingatkan dengan tersenyum supaya mood mereka tetap baik selama proses belajar.

    Terima kasih atas kunjungannya ke blog saya

    • Selamat datang Bu Guru diblog sederhana saya, semoga bisa memperkaya khazanah berpikir Anda dan bisa mendapatkan tambahan inspirasi yang bisa Anda bagikan kesemua orang.

  21. wah, perbendaharaan katanya luar biasa mas.
    saya rekomendasi mas melamar untuk menjadi penulis di gramedi*
    :-)

    • Saya belum apa-apa, masih perlu banyak mengembangkan ide ide menulis yang lebih baik lagi. Selain itu juga masih perlu banyak belajar dari teman-teman blogger semua…

    • Yup, sudah pantas menjadi penulis buku.

  22. loading…90%.
    Masih bnyak pebisnis yg kurang memperhatikan etika berbisnis. Hal inilah yg nantiny bisa jadi bumerang bagi pebisnis lain.
    Salam kenal mas andry,

    • Terimakasih atas apresiasinya. semoga bisa diambil pelajaran dan manfaatnya…

  23. ada bu guru y,..
    Sifat yg lgsung terbesit di benak jika dger kata guru tk/plygrup adalah sabar, penyayang, pemaaf..
    Seandainy pebisnis indonesia sifatny demikian. Apa yg akan terjadi?
    Salam kenal bu ami

  24. Nunggu trik-trik meyakinkan pelanggan akan “arti kualitas” karena banyaknya pelanggan (bahkan saya) yang lebih concern pada harga daripada kualitas, atau jangan2 bang andry udah pernah bahas cuma Hani kelewat??

  25. Dalam setiap usaha apapun memang harus memperhatikan pola etika yang berlaku, agar bisa efektif dan efisien. Terimakasih atas inspirasinya.
    SALAM hangat dari kota Kendari… 8)

  26. Bagus om artikel’y……… jgn lupa di update trus om… biar saya bisa trus belajar n g henti”….. hhehehehe_
    salam

  27. luaarr biasa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>