Mencerna Arti Profesionalisme

Posted by on Apr 18, 2010 in Bisnis | 39 comments

Tidak sedikit saya bertemu teman yang curhat mengatakan bahwa tidak ada bedanya jadi pekerja ‘biasa-biasa’ saja dengan pekerja yang banting tulang dan ‘luar biasa’. “Tetap saja saya harus melalui jalur standar. Menunggu kenaikan pangkat dan gaji masal. Lama kelamaan saya berkesimpulan, orang yang menonjol atau tidak, tidak terlihat di perusahaan”

Barangkali ini seperti cerita klise. Anda sudah melakukan outstanding job, namun tetap tidak ada yang peduli? Jangankan mendapat reward, justru orang lain yang dipromosikan. Jengkel tentu saja. Mau protes? Nanti dulu. Coba pikir lagi, kapan anda pernah berupaya secara khusus agar atasan melirik prestasi Anda? Sudahkah anda ‘menjual’ diri agar orang tahu kemampuan anda? Jangan-jangan selama ini anda hanya duduk manis di balik meja, merespon semua instruksi, bekerja cepat, atau menyelesaikan setiap masalah dan keluhan. Anda tidak pernah tahu kapan orang-orang menyadari kesuksesan anda selama ini.

Sadari beberapa poin krusial ini, jika Anda benar-benar ingin ‘dilirik’ dan diakui keberadaan dan kontribusinya dalam organisasi.

1. Ingat: Kerja Keras itu “Biasa “.

Sudah sewajarnya seorang profesional yang bekerja di sebuah organisasi bekerja keras. Rekan-rekan sejawat Anda juga dituntut untuk menampilkan semangat yang sama. Jangan pernah bandingkan diri kita dengan orang yang tidak bekerja keras. Masalahnya sekarang adalah selain bekerja keras, kita perlu dikenal dan telihat “kinclong”. Ketidaksadaran individu untuk menjual hasil karyanya inilah yang sering membuatnya tenggelam. Kerap kita mendengar ungkapan “Saya hanya seorang administrator”. Apakah seorang administrator tidak bisa menonjol dan meraih puncak karir dalam organisasi?

2. Ciptakan Nilai Tambah.

Keahlian tidak bersifat instan dan tidak terikat gelar pendidikan. Keahlian justru dimatangkan oleh pengalaman di lapangan, dari proyek yang ditangani, dari persoalan yang muncul, atau dari kesalahan yang dibuat. Anda perlu mem-’bungkus’-nya agar keahlian ini bisa mengendap, muncul, dan membawa perubahan dan gaya dalam pemecahan masalah khas Anda. Prinsipnya, jangan hanya bisa mengerjakan sesuatu, tetapi jadilah ahli solusi yang memiliki gaya khas! Hanya dengan nilai tambah yang signifikan, profesionalitas anda menjadi “luar biasa”.

3. Bersahabat dengan Ide dan Rangkul Peluang

Seringkali saya sedih bila individu melihat sukses dikaitkan dengan jenis pekerjaannya. Seolah ada pekerjaan kelas satu dan kelas kambing.Seorang teman saya yang hafal sejarah luar kepala, mendapatkan pelajaran dari seorang guru yang selalu melakukan “roleplay” dengan penggaris, kursi dan alat bantu sederhana lain yang ada di dalam kelas untuk mengajarkan sejarah. Bukankah ini suatu cara kreatif? Tidak selamanya ide kreatif harus datang dari eksekutif top atau bagian kreatif perusahaan. Ide sekecil apapun, bila digarap sungguh-sungguh bisa merubah sesuatu yang penting dan bermanfaat bagi perusahaan.

Apapun peran yang Anda emban di organisasi, ingatlah untuk selalu mencari peluang yang bahkan tidak terpikirkan oleh orang lain. Anda bekerja di bagian back office? Ciptakan alur kerja yang lebih efisien untuk kemudahan kerja unit anda, dan hitung dampaknya terhadap cost. Cari sebanyak mungkin kesempatan, dan lakukan eksekusi secara cermat. Cari dukungan dari orang-orang yang mau mendengarkan dan membantu menjual ide anda. Sekali Anda berpikir tentang ide, Anda akan terus kritis mencari celah untuk kemajuan kerja dalam skala yang lebih luas, bahkan hingga ke tahap organisasi.

4. Sekali Luar Biasa Tidak Selamanya Luar Biasa

Seorang manajer pemasaran yang berhasil meluncurkan produk dan bahkan mendongkrak angka penjualan produknya dengan 100% tidak bisa berada di dalam “comfort zone”. Ia tidak bisa mengklaim sejarah kesuksesannya untuk waktu yang lama. Bila ia tidak menciptakan kesuksesannya kembali, apakah melalui kegiatan yang sama dengan target lebih atau kegiatan lain dengan hasil yang lagi lagi menonjol, maka ke “terlihatan” nya pun akan berangsur pudar.

5. Jual dan Tonjolkan Keberhasilan

Saat Anda dan tim mencapai kesuksesan dalam proyek atau menemukan solusi yang hasilnya luar biasa, jangan lalu berhenti. Bagilah pengalaman Anda kepada orang lain. Manfaatkan media komunikasi di perusahaan, apakah bulletin, intranet atau website yang paling mungkin dibaca oleh orang-orang penting di perusahaan anda. Gali masukan dan diskusikan lebih lanjut dengan orang-orang yang berkepentingan. Cari orang-orang yang bisa membantu Anda menuangkan kisah sukses anda secara cerdas.

Sukses anda, sekecil apapun, bila dikemas dengan cantik, bisa memberi inspirasi kepada orang banyak. Hal yang lebih penting lagi, “sense of success” akan berdampak luar biasa bagi kemajuan anda pribadi. Jangan pernah takut untuk menampilkan keberhasilan anda kepada orang lain. Katakan “Saya berupaya keras dan telah berhasil” dengan penuh percaya diri, dan suarakan secara positif dan tepat.

39 Comments

  1. pertamaxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    nice info mas . .

  2. memang harus berjiwa ulet dan gigih, jual kemampuan kita untuk sebuah keberhasilan

  3. tetap semangat!!!

  4. dengan website atau blog yang kita miliki kita bisa menonjolkan kelabihan kita dibanding yang lain, ini merupakan nilai plus bagi pribadi kita

  5. tips yang mantab dan mencerahkan banget nih, mas andry, dalam upaya untuk bereksistensi diri. profesionalisme belakangan ini memang menjadi kosakata yang banyak diperbicangkan. persoalannya bukan semata2 bagaimana kita dapat hidup dari pekerjaan kita, tapi juga bagaimana menjadi komitmen dan integritas. doh, kok jadi sok tahu saya, haks.

  6. Saya yakin apapun profesi kita, penngusaha atau pekerja, jika kita mengacu pada point-point tersebut di atas. Maka dunia akan bisa mengubah image, bahwa bangsa kita bisa bekerja keras terutama kerja keras yang cerdas dan bertarget.

    Salam mas andry, nice posting.

  7. poin-poin yang luar biasa, mas Andry :)
    wajib dipraktekkan utk mencapai goal kita..

  8. hebatt………

  9. mengekspresikan rasa bangga akan kesuksesan se-ekspresif mungkin adalah salah satu jalan untuk tetap semangat walaupun salah satu tujuan sudah tercapai. Bersiap-siap untuk meraih kesuksesan selanjutnya

    Salam Kreatif,
    Octa Dwinanda

  10. Huumm… Artikel yg bagus. Baru pertama nih berkunjung ke sini. Menarik juga… Salam kenal Mas Andry ^^

  11. Saya selalu fokus no. 2 Mas Andry… bagaimana menciptakan nilai tambah yang membuat saya merasa menjadi pro.. :D

  12. Berjuang demi keberhasilan memang membutuhkan kerja keras, sesekali memang kita memerlukan pengorbanan. tapi tidak selamanya. yang terpenting kita tetap fokus dan bertindak profesional diberbagai hal.

    so…tetaplah bekerja keras untuk menuju kesuksesan anda.

    sukses buat mas andry

  13. yups butuh kerja keras yang nyata..

  14. Wah mantap mas.. ilmunya. Saya sedang tertarik di dunia pemasaran, dan akhirnya ketemu juga ama masternya. ijin juga mas menimba ilmu di sini.

  15. Terimakasih untuk motivasinya, membuat saya ingin bertambah giat lagi kerjanya.

  16. saya mendingan wiraswasta aja deh mas, udah capek jadi karyawan :-D Salam..

  17. tulisannya masih mirip2 si joko nih…

  18. nice posting
    aku ingn bisa berhasil hehehe ^__^

  19. weww mantap banget nih
    bisa dijadikan pedoman dalam berkarir

  20. kayaknya bro andry sianipar termasuk salahsatunya :D

  21. bagus sekali, emang harus berani beda dari yg biasa2….

  22. tulisannyah “nendang” banget nih ;) saluuut
    sukses slalu kawan

  23. luar biasa artikelnya nih…segera action ajah

  24. saya tertarik dengan no 4 “Sekali Luar Biasa Tidak Selamanya Luar Biasa”

    membuat kita lebih mawas diri jika meraih satu keberhasilan
    karena tidak ada yg bisa menjamin bahwa keberhasilan tsb akan langgeng

  25. point 4. Sekali Luar Biasa Tidak Selamanya Luar Biasa yang bisa terkadang membuat kita lupa diri… apalagi sebagai manusia biasa, nah ketika berikutnya menjadi gag luar biasa lagi lalu mulai menyalahkan tuhan dan sebagainya :(

  26. “sabar” juga harus silakukan om :D

  27. selalu berbuat lebih baik dari sebelumnya

  28. bener banget, kerja biasa2 aja jangan ngarep naik gaji.
    tapi klo saya kayaknya klo mau naik gaji, mesti naik golongan dulu. hehe. ujian lagi deh :D

  29. wah..wah… inspiratif..
    jadi inget “bekerja bukan untuk perusahaan, bukan untuk atasan, tapi untuk diri sendiri, jadi berikan yang terbaik”
    :D

  30. Jadi orang yang unik, biar gampang dikenal

  31. kerjakeras dan semangat….

  32. kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda..
    naju terus pantang mundur…!!

  33. sayah setuju kalo kerja keras itu biasa.
    kalo mau hasil yang terbaik, harus dengan usaha yang keras juga kan?
    then jadikan itu kebiasaan :)

  34. bisnis memang tidak selamanya mulus,, para paker bisnis p[un mengatan seperti itu.. untuk itu kita harus selalu update informasi hehe

  35. Postingan yang menumbuhkan semangat untuk selalu berkarya secara cerdas. . .

    Tetap Semangat..

  36. Sip, kerja keras-kerja cerdas-terus menerus :) saya sepakat

  37. wah saya bisa belajar ni akan artinya profesionalnya….. :)

  38. Setuju untuk kerja keras…. tetapi kita harus Smart dalam kerja keras. Yang mana kita harus terlihat baik oleh atasan maupun atasan orang lain bahwa kita memiliki kemampuan yang lebih untuk naik pangkat atau jabatan.

    Tanpa menunjukkan kemampuan kita di depan atasan atau atasan orang lain, kesempatan untuk naik pangkat akan sulit terealisasi. Sebagai pekerja profesional, tentunya ingin naik pangkat atau jabatan. Karena seiring naik pangkat, salary juga akan naik. Kalau hanya menunggu kenaikan gaji tahunan, kelihatannya kalah cepat sama laju inflasi di Indonesia. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>