Apa itu Multi Investasi ?

Posted by on Feb 28, 2010 in marketing | 38 comments

Seorang salesman sukses datang pada saya :  “Perusahaan ini maunya apa, sih? Saya sudah bekerja selama 5 tahun, selalu mencapai target, tidak pernah dinaikkan pangkat, malahan, target saya setiap semester dinaikkan. Apa perusahaan mau menyaksikan kegagalan saya? Karir saya mentok di perusahaan ini….” .
Secara logis tidak ada perusahaan yang ingin “menggencet” karir seseorang, namun ada beberapa hal yang menyebabkan individu merasakan keterhambatan karir. Bisa saja kompetensinya bagus dibidang penjualan, tetapi di bidang penyeliaan dan manajerial dia lupa mengembangkan diri. Terkadang kita terlena pada rutinitas dan penghasilan tetap, sehingga merasa bahwa tidak ada jalan untuk membuat nilai tambah pada diri sendiri secara sadar dan terencana. Tepat pada saat kita merasa ”helpless” itulah karir kita memang betul mentok. Padahal sebagai profesional, kita harus berkembang bagaikan mesin yang selalu ter “tune up” dan siap menanggung beban tantangan terkini.

Yang jelas, sudah tidak jamannya lagi mengharapkan pihak lain, atau perusahaan bertanggungjawab atas pengembangan diri kita. Jangan lagi berkata, ”Aduh, gimana tidak gaptek…., perusahaan aja tidak memberi saya laptop”. Atau,“Mana sempat kursus, lembur sampai malam dan sampai di rumah pun saya masih harus mengurus rumah tangga”. Profesional yang berhasil adalah mereka yang meyakini bahwa tanggung jawab untuk masa depan dan pengembangan karir ada di tangan dirinya sendiri. Lihatlah kenyataan bahwa orang yang karirnya menanjak punya kebiasaan luar biasa yang menyebabkan dirinya tidak berhenti”walk the extra mile” untuk berinvestasi di dalam dirinya. Tidak jarang pula kita menyaksikan kenyataan bahwa beberapa profesional yang sudah mencapai usia lanjut tetapi tetap laku dan ”terpakai”. Bila kita cermati baik baik, profesional senior ini memang belum berhenti ”mengisi” dirinya. Investasi pada diri sendiri, hukumnya: seumur hidup.

Investasi pada Wawasan dan Ketrampilan.

Kita tidak bisa tampil sebagai seorang yang lamban, sulit diajak berkompromi, keras kepala dan merasa bahwa kita sudah ”mumpuni”. Sikap seperti itu adalah sikap dari profesional yang sudah akan lengser. Kita perlu tampil sebagai seorang yang terbuka, mau belajar dan bisa menyerap setiap isu dengan cepat.

– Cari Cara Kilat Perluas Wawasan : Bangun habituasi membaca dan optimalkan jaringan web untuk mencari tahu hal yang selama ini tidak ada sumbernya. Gunakan teknik speed reading seperti scanning dan skimming, untuk menyerap bacaan dalam waktu singkat, mengingat banyaknya materi bacaan sehubungan dengan industri dan profesi yang kita tekuni tidak bisa kita cerna semuanya. Paksakan diri untuk mengingat dan mengotak atik data dan fakta karena sampai kapan pun seorang profesional perlu fakta dan data bila ingin mengambil keputusan atau memecahkan masalah.

– Kuasai ”Soft Skill” melalui Mentor: Cara-cara komunikasi, negosiasi, persuasi memang bisa dibaca di buku. Namun, cara yang paling baik adalah mem-”benchmark” langsung dari orang di sekitar kita. Saya belajar untuk bersabar, dari tukang kebun saya, sebaliknya belajar ”memasang kuping”, meningkatkan kepekaan pendengaran dari orang orang sekitar kita.

Investasi pada Ketrampilan Manajerial

Ketrampilan manajerial tidak sama dengan ketrampilan teknis. Padahal inilah cikal bakal ketrampilan menuju jenjang manajemen top. Satu-satunya jalan adalah mengambil kesempatan untuk belajar memimpin kelompok, mempraktekkan teknik-teknik manajerial, dan menggunakan alat-alat manajemen seperti agenda, perencanaan, laporan, lembar kontrol dengan displin ketat sehingga cara kerja manajerial ini menjadi kebiasaan baru.

Hal yang juga kerap dianggap sepele adalah pengelolaan manusia. Hanya melalui komunikasi efektif-lah seseorang bisa membuat orang lain bergerak, bekerja bahkan berkinerja. Untuk itu latihan melakukan negosiasi, briefing, coaching dan counseling harus dikuasai sedini mungkin. Hanya dengan ketrampilan inilah seseorang bisa menguasai teknik teknik ”bekerja melalui tangan orang lain” .


Investasi pada Portfolio Sosial

Ada professional yang bila ditanyai berapa relasi yang dia ingat, di dalam maupun di luar perusahaan, hanya bisa menghitung sampai angka 20. Bandingkan dengan profesional yang mempunyai ratusan relasi, keluarga, kerabat, tetangga, teman, atasan, manajemen top. Portofolio sosial kita terdiri dari bukan orang yang kita kenal, tetapi orang yang kenal dan mengingat kita.

Investasi pada Perangkat Kerja

Kita perlu bisa diakses dan perlu berkomunikasi diluar waktu kerja biasa. Sudah tidak jamannya lagi, kita dengar seorang beralasan: “ oh telpon saya low batt “ Bisa saja orang berkomentar terhadap sikap kita:  ”Masak mengelola batere satu telpon saja tidak bisa…”. Mengoptimalkan fungsi ponsel, komputer, dan perangkat kerja lainnya merupakan suatu keharusan.

Investasi pada Kebugaran Diri

Sediakanlah waktu yang cukup untuk berolahraga, menjaga asupan makanan, menjalani dengan baik pola hidup sehat. Demi kebugaran jiwa, ciptakan waktu untuk berkontemplasi, merenung dan menjalankan ibadah sehingga menjadikan diri kita bugar jiwa bagaikan batere yang di ”charge” kembali.

Mulailah berinvestasi pada diri sendiri, maka orang lainpun tidak akan ragu berinvestasi pada kita.

38 Comments

  1. belum pernah di dunia kerja, tapi ternyata banyak juga ya investasi ke dalam diri itu

    • Betul2 posting yang inspiratif. tempalte blog nya juga bagus… Teduh…

      Semoga kita bisa menyimpan banyak investasi sebagai bekal di dunia, juga untuk bekal setelah wafat.

      Btw, link blog saya bisa ikut nempel di blog Mas Andy gak?

      Thx sebelumnya.

      Salam YAKIN SUKSES !!!

  2. benar-benar multi investasi mas. investasi memang wajib hukumnya kalau kita ingin mendapat hasil yang lebih. investasi sekarang, tuai nanti

    • Setuju Pak Joko. Wah, dah lama Pak Joko tak mampir di “enggon” saya…

      Dittunggu Pak… Thx juga mas Andry, dah mampir jauh2 dari bali ke bandung… hehe…

  3. Kerja keras memang salah satu tip untuk menuju sukses, tidak ada sukses yang datang dengan sendirinya

  4. jadi maksudnya mulit investasi itu bisa bersikap terbuka gitu mas..?

  5. tidak satu jalan untuk mengembangkan diri
    keterbukaan untuk menerima hal positif sangatlah baik
    keep spirit…

  6. poin-poin di atas adalah investasi2 yg harus kita lakukan untuk mencapai kesuksesan… :)

  7. yang jelas investasi adalah awal yang baik untuk masa depan..^_^

  8. muantaps tipsnya, setuju banget bahwa kita tak boleh berhenti belajar, mengasah kemampuan diri, saya pribadi di balai di tuntut untuk menguasai bidang ilmu di luar keilmuan saya, karena kalo berhadapan sama user dia gak mau tahu, pokoknya pengennya semua pertanyaan bisa dijawab sama dia, gak peduli background ilmu saya sama apa tidak….tapi itu tantangan, kalo kita tidak bisa mengatasinya dan cuek dengan keadaan, maka bersiaplah kehilangan peluang di tengah ketatnya arus persaingan

  9. assalamualaikum..
    salam hangat bang andri,
    keren banget tulisan dan tipsnya.
    sip. investasi memang perlu banget.
    salam

  10. investasi yang paling berharga menurut saya adalah investasi WAKTU dalam bentuk mencari PENGETAHUAN sebab akan menhasilkan PENGALAMAN dan otomatis KETRAMPILAN, WAWASAN, SKILL, dll akan mengikuti

  11. perusahaan memang punya andil dalam pengembangan diri tapi memotivasi diri sendiri itu juga sebuah kompetensi.. salam

  12. nice post pak :-D diperlukan niat dan usaha sendiri untuk mengembangkan diri. lingkungan kadang ga bisa disalahkan

  13. kalau multi investasi pribadi gimana itu pak?
    btw feednya kok g bisa ya pak?

  14. Blom pernah pikirkan investasi nieh … Belajar dulu ah … hehehe_

  15. Salam Kenal dari Bandung Gan!

    Hehehe….. baru sempet mampir ke sini nieh!

    Nanti mampir lagi deh, sekarang lagi buru-buru nieh :D

    Salam Sukses!

  16. Membangun diri dari dalampun diperlukan Mas terlepas dari adanya sarana dari perusahaan dalam arti kata jangan pelit pada diri sendiri

  17. saya juga masih belajar mempertajam softskills..

  18. Article yang bagus mas . . .

    apapun yang kita lakukan . . .
    semuanya butuh investasi . . .
    termasuk itu investasi dana, atau yang disebut modal .. .
    termasuk modal untuk hosting dan domain web kita . .

    btw, bisa tuker link mas ??

  19. Pembahasan yang cukup menarik.
    benar-benar multi insvestasi.

  20. Mohon ijin ngeprint dan di baca..
    makasih infonya. salam hangat.

  21. Waw, artikel yang very mantabs…
    Investasi, investasi, multi investasi… karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok… maka investasi demi kesiapan kayaknya sangat bijak, haha.

  22. Good Motivation :-)

    Mohon klo tulis postingan baru harap kirim-kirim kabar yach!

    Hatur Tengkyu :-)

  23. bagus banget artikel ini… kadang2 emang kita malas untuk mengembangkan diri sendiri dan selalu bergantung pada perusahaan…..

  24. Dear Mas Andy……..lama nih saya gak mampir blog Anda……memang terkadang kita gak sayang untuk investasi beli ini-itu…tapi jadi kikuk investasi di buku atau pelatihan untuk pengembangan kompentensi ya……..nice sharing Mas…..keep blogging

    Salam,

    Donny Oktavian

  25. Kunjungan balik
    Investasi ternyata tidak hanya bersifat materi tapi juga pada jiwa dan raga. Inspiratif…..

  26. Pengembangan diri perlu investasi, ini yang saya tangkap dari tulisan mas Andry kali ini. Saya juga merasakan beberapa teman yang sudah merasa hebat sehingga tidak mau belajar kembali.
    Postingan yang inspiratif sekali mas.
    Salam sukses.

  27. kunjungan perdana
    salam hangat dari blue
    oy kamis kemaren blue berkunjung ke pulau balimu sayang y kita tak bersapa

  28. jangan pernah menyerah ya?

  29. Lagi fokus berinvestasi buat Un nihh, hehe *gak nymbung* ^_^

  30. lagi2 pembelajaran yang sangat berharga
    bahkan tidak pernah terlintas di pikiran saya untuk melakukan multi investasi maturnuwun sangat kang heheh



    Berkunjung Dan ditunggu kunjungan baliknya
    salam blogger
    makasih
    :D

  31. Setelah saya mempelajari postingan kali ini,membukakan mata dan pikiran saya selama ini.Awalnya saya mengira untuk berinvestasi pada bisnis yang saya jalani hanya menggunakan uang yang saya miliki.Padahal saya perlu investasi dalam berbagai aspek seperti knowledge,soft skill,kemampuan manajerial,dan lain sebagainya yang seharusnya ada dalam diri kita.

  32. Investasi akan menghasilkan pertambahan dalam kehidupan kita.

  33. Menurut hemat saya, dalam realitanya, sebelum melangkah lebih jauh kepada investasi lainnya, sebaiknya perlu melakukan investasi kebugaran diri terlebih dahulu, karena kalau fisik dan mental sudah sehat dan bugar, maka hal-hal lainnya akan lebih lancar diinvestasikan bersama.

  34. semua investasi yg disebutkan di atas bnr2 berharga buat kehidupan kita ya, mas… :)

    *slm knl dan mksih udah mampir di blogkuw*

  35. Benar kata pepatah, jangan pernah menaruh telur dalam satu keranjang.

  36. investasi seperti ini yang memang sering terlupakan…mumpung belum telat, perbaiki dari sekarang…

Trackbacks/Pingbacks

  1. Mengukur Kinerja Bisnis Anda | Sellyoktaviany's Blog - [...] begitu banyak waktu,tenaga dan investasi lainnya yang Anda keluarkan untuk menjalankan sebuah bisnis, kini saat nya Anda mencoba mngukur …
  2. Adakah Resiko dalam Bisnis ? | Sellyoktaviany's Blog - [...] yang “menghantui” sebuah bisnis tergantung juga pada sifat sifat dasar bisnis tersebut,iklim investasi,teknik teknik pemasaran dan juga menyangkut hal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>