Bagaimana menjadi super Manager ?

Posted by on Jan 9, 2010 in marketing | 66 comments

super managerDewasa ini mobilitas para karyawan semakin meningkat. Beberapa karyawan potensial dengan cepat dapat berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Hal ini tentu saja tidak menguntungkan bagi perusahaan yang ditinggalkan. Bayangkan betapa berat usaha yang harus anda lakukan jika anda harus terus menerus melakukan coaching bagi karyawan baru karena tingginya turn over di perusahaan anda. Apakah hal ini dapat disiasati?

Salah seorang rekan yang telah bekerja selama 2 tahun di sebuah perusahaan asing yang cukup besar akhirnya memutuskan untuk pindah. Ketika saya menanyakan alasannya, ia menjawab, “Sebenarnya aku suka pekerjaannya, kayaknya aku juga bisa berkembang di sana. Tapi aku nggak cocok sama manajerku, dia nggak pernah mau dengerin ide-ideku.” Apakah pernah terpikir bahwa hubungan baik dengan manajer sangat mempengaruhi retensi karyawan di perusahaan anda? Gallup Organization telah mensurvei 80.000 orang manajer yang cukup berhasil dan 1.000.000 orang karyawan di Amerika. Hasil survei ini menunjukkan bahwa hal yang paling diinginkan oleh seorang karyawan adalah seorang atasan yang baik!

“If your relationship with your manager is fractured, then no amount of in-chair massaging or company-sponsored dog walking will persuade you to stay and perform. It is better to work for a great manager in an old-fashioned company, than for a terrible manager in a company offering an enlightened, employee-focused culture.”

Jika hubungan dengan manajer tidak baik, maka tidak ada hal lain dari perusahaan tersebut yang dapat membuat anda tetap bekerja dan berprestasi di sana. Lebih baik bekerja dengan manajer yang baik pada sebuah perusahaan “tradisional” daripada bekerja dengan manajer yang buruk, meskipun perusahaan tersebut menawarkan budaya yang menghargai karyawannya.

Dari hasil survei ini, jelaslah bahwa manajer memegang peran penting dalam mempertahankan keberadaan seorang karyawan dalam sebuah perusahaan. Apa yang dapat dilakukan para manajer untuk meningkatkan “kesetiaan” karyawan pada perusahaan?

1. Pilih karyawan berdasarkan bakat yang dimilikinya, bukan hanya berdasarkan pengetahuan dan ketrampilan yang saat ini dimilikinya. Seorang karyawan yang berbakat akan dapat mempelajari ketrampilan-ketrampilan teknis yang dibutuhkan dan bakat yang dimilikinya akan mendorongnya pada unjuk kerja yang lebih excellence. Mungkin hal ini akan mendapat tantangan karena selama ini para rekruter cenderung untuk memilihkan anda karyawan baru yang “sudah berpengalaman”, karena itu anda harus berani tampil beda! Rekrutlah karyawan karena potensi yang dimilikinya berdasarkan bagaimana mereka menggunakan potensi tersebut pada masa lalu.

2. Tentukan hasil yang ingin dicapai, bukan cara untuk mencapainya. Anda telah merekrut orang-orang yang cerdas, berikan kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kemampuannya.

3. Motivasi para karyawan dengan mengembangkan kekuatan dan mengelola kelemahan yang mereka miliki. Jika anda berusaha untuk mengubah mereka maka anda hanya akan menghabiskan waktu dan energi yang sangat berharga untuk hasil yang sudah bisa diramalkan. Bantulah para karyawan untuk menjadi diri mereka sendiri dengan lebih baik, bukan membentuk mereka menjadi sebuah pribadi baru.

4. Kembangkan karyawan anda dengan membantu mereka menemukan kecocokan antara potensi yang mereka miliki dengan tanggung jawab pekerjaan yang dipercayakan pada mereka. Doronglah mereka untuk menghitung dan menganalisa hasil pekerjaan mereka setiap minggu (bukan hanya berdasarkan performance appraisal yang dilaksanakan sekali setahun). Dari hasil analisa ini, lihatlah area-area mana saja yang pada umumnya dapat dikerjakan oleh sang karyawan dengan baik. Berilah kesempatan dan tanggung jawab lebih besar pada area tersebut. Bantu mereka untuk berkembang dengan memberikan pelatihan, mengikutsertakan dalam organisasi-organisasi profesi dan bentuk kegiatan-kegiatan lain yang dapat meningkatkan kemampuan mereka.

5. Jadilah manajer sekaligus sahabat bagi karyawan anda, dan perlakukan setiap orang secara unik sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Bagaimana, sudah siapkah anda untuk tampil beda?

66 Comments

  1. postingan yg baik
    makasih tlah memberi blue ilmu
    salam hangat dari blue

  2. Selamat Siang,
    Selamat hari Senin,
    Semoga tetap semangat dalam berkarya dan sukses selalu,

    Salam Hangat,
    AbulaMedia.com

  3. Saat ini semua harus serba lebih, manager pun harus memiliki kelebihan / keunggulan karena tingkat persaingan di pekerjaan dan perusahaan terus bertambah tiap hari.

  4. Salam Super Mas Andry.

    “Menahan” karyawan, apalagi yang berbakat itu juga gampang-gampang mudah karena konsekuensi dari “persaingan” itu sendiri, saatnya staff itu “diperlakukan” sebagai mitra, terkadang secara tidak sadar masih banyak manager memperlakukan staf-nya dengan melupakan haknya sebagai sorang manusia…….

    Tulisan yang cukup menginspirasi Mas…..

  5. Manager? Dulu sih saya pengen banget jadi manager klub sepak bola, berhubung ga ada klub yg minat, ya udah jadi seperti sekarang ini…….

  6. saya suka membaca blog ini tulisanya penuh inspirasi yg posistip makasihh

    berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih :D

  7. saya akan berusaha menjadi manajer yang baik di perusahaan saya sekarang ini,.

  8. SAya pgan banget menjadi mamajer pemasaran & saya tertarik sekali dengan hal itu tapi sampai saat ini saya masih sulit mempelajri saya minta sarannya trimmmmmmmmsssssss

  9. ternyata tidak mudah yaaaa…
    Ayo semangat untuk jadi manager yang baik di perusahaan anda :).

  10. Artikel yang sangat menarik, memberi informasi baru bagi saya, terima kasih

  11. Salam sukses gan :)

Trackbacks/Pingbacks

  1. Kiat Menjadi Manajer Handal dan Sukses « Chabelita - [...] Tentukan hasil yang ingin dicapai, bukan cara untuk mencapainya. Anda  sebagai manajer telah merekrut orang-orang yang cerdas, berikan kesempatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>